SURABAYA – Industri katering di wilayah Surabaya Raya tengah mengalami fase transformasi manajemen yang signifikan sepanjang kuartal kedua 2026. Banyak perusahaan katering, khususnya yang berskala CV, mulai merestrukturisasi model bisnis mereka dengan mengadopsi sistem pembagian profit berbasis transaksi yang lebih transparan bagi para mitra dan investornya.
Selain pembenahan sisi manajerial, standar higienitas dan pengemasan juga ditingkatkan secara drastis untuk memenuhi permintaan katering acara besar, seperti pernikahan dan akikah. Adaptasi sistematis ini terbukti ampuh dalam menjaga kepercayaan konsumen sekaligus menekan biaya operasional di tengah fluktuasi harga bahan pokok pangan pasca-musim liburan panjang.