SURABAYA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur sukses memberangkatkan kelompok terbang (kloter) terakhir jemaah haji tahun 2026 melalui Embarkasi Surabaya pada minggu pertama bulan Juni. Kelancaran proses pemberangkatan ini diklaim sebagai hasil dari inovasi sistem pemantauan terpusat dan verifikasi dokumen digital yang diterapkan di lingkungan Kanwil.
Sistem baru ini memungkinkan para petugas untuk melacak status kesehatan, kelengkapan paspor, dan visa jemaah secara real-time jauh sebelum mereka memasuki asrama haji. Dengan sistem ini, risiko keterlambatan penerbangan akibat kendala administratif dapat ditekan hingga angka nol persen. Pihak Kanwil Kemenag Jatim menegaskan bahwa inovasi pelayanan ini akan terus dievaluasi dan dijadikan standar operasional prosedur baku untuk penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun mendatang.