JAKARTA – Lanskap teknologi ponsel pintar pada kuartal kedua 2026 diwarnai oleh integrasi Artificial Intelligence (AI) yang semakin masif pada smartphone kelas menengah ke atas yang mendukung konektivitas 5G. Berbagai merek ponsel terkemuka kini menanamkan fitur AI bawaan yang mampu melakukan pengeditan video instan, pemrosesan teks, hingga manajemen penyimpanan awan (cloud) secara otomatis.
Fitur-fitur ini diklaim telah mengubah pola kerja banyak pekerja kreatif dan jurnalis lapangan. Hanya dengan menggunakan perangkat genggam, mereka kini dapat merekam, mengedit menggunakan aplikasi pihak ketiga secara mulus, dan mengirimkan liputan dalam hitungan menit. Efisiensi ini menjadikan ekosistem perangkat seluler berkinerja tinggi sebagai kebutuhan primer di era produktivitas digital.