
JEMBER — Momen libur panjang akhir pekan (long weekend) Kenaikan Yesus Kristus pada pertengahan Mei 2026 memicu lonjakan mobilitas masyarakat di kawasan Tapal Kuda secara drastis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat total pergerakan menembus angka 112.710 penumpang hanya dalam kurun waktu lima hari operasional.
Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengungkapkan bahwa lonjakan ini terekam selama periode 13 hingga 17 Mei 2026. Dari total angka tersebut, rinciannya terdiri atas 56.231 penumpang yang berangkat dan 56.479 penumpang yang tiba atau turun di wilayah Daop 9.
“Selama masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, okupansi perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember terpantau cukup tinggi. Jumlah penumpang ini mengalami kenaikan sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada pekan sebelumnya,” jelas Cahyo pada Senin (18/5/2026).
Menurut catatan KAI Daop 9 Jember, puncak arus keberangkatan terjadi pada hari terakhir libur panjang, yakni Minggu (17/5/2026), dengan jumlah penumpang mencapai 12.698 orang dalam satu hari.
KA Bersubsidi Masih Jadi Primadona
Tingginya animo masyarakat pada periode long weekend kali ini didominasi oleh pergerakan menuju kota-kota besar seperti Surabaya, Malang, dan Yogyakarta. Kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) masih menjadi pilihan utama.
KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng keluar sebagai layanan paling diminati dengan total 5.977 penumpang. Posisi tersebut disusul oleh KA Sritanjung relasi Ketapang–Lempuyangan yang mengangkut 4.227 penumpang, serta KA Tawangalun relasi Ketapang–Malang dengan 3.835 penumpang.
Sementara itu, pada kategori layanan kereta api komersial, KA Sangkuriang relasi Ketapang–Bandung mencatat jumlah penumpang tertinggi yakni sebanyak 2.334 orang, disusul oleh KA Logawa relasi Ketapang–Purwokerto (2.325 penumpang), dan KA Wijayakusuma relasi Ketapang–Cilacap (2.277 penumpang).
Tingkat animo yang masif ini mengukuhkan kereta api sebagai moda transportasi favorit masyarakat saat musim liburan. “Kami terus memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Cahyo.